Beranda Headline Modifikasi Yamaha Mio 2008 Purwokerto: Si Amel Pake Winglets

Modifikasi Yamaha Mio 2008 Purwokerto: Si Amel Pake Winglets

BERBAGI

Tidak cuma taburan gula ataupun permen yang bikin manis, namun menempatkan motor modifikasi yang siap diajak kontes pun bisa bikin tampilan menjadi manis. Apalagi ada Amela Putri disitu. “Manis nan memikat,” tunjuk Beny Suprianto, owner motor sekaligus bengkel variasi BNS Motor pada motor dan sang model.

Amel sekarang pakai winglets, eh Mio ini maksudnya yang pakai winglets

Bukan tanpa alasan Beny memajang motor yang langganan menang kontes modifikasi ini di bengkelnya, “Semua part dan variasi yang menempel dimotor ini tersedia di bengkel kami,” lanjut Beny yang juga hotwheels lover yang bisa dikontak dinomor 082221767070 ini. Bani

Body
Laburan warna kuning khas ajang kustom kultur di Jepang ini semakin menambah semarak Mio lansiran 9 tahun lalu ini. ” Beny minta gambar ratfink & logo mooneyes, katanya lagi rame dikancah perhotwheels an,” cuap Lutvia Fasichin, dedengkot TCM yg kebagian melabur seluruh bodi si Mio ini. O..iya, mas Lutvi ini juga baru saja menikah loh, masih pengantin baru kinyis-kinyis.

Beny Suprianto

Sedikit coakan dan penambahan winglets layaknya motogp semakin membuat Mio kuning ini beraura street racing khas kontes. “Kalau kontestan lain cuma pakai coakan bodi, kita pakai tambahan wing di kanan kiri bodi biar jadi tren diakhir tahun ini,” ujar Lutvi.

 

Painting
Tidak cuma teknik airbrush saja yang dituangkan pada motor milik juragan BNS Motor ini, Lutvi dari padepokan TCM memainkan beberapa trik pengecatan.

Painting by TCM

“Awalnya mau pakai airbrush grafis minimalis, namun setelah dipikir-pikir kok sayang ya, motor kontes cuma grafis, akhirnya ditambah beberapa campuran antara water decal dan water transfer khas karbon dan logo ratfinknya,” ujar Lutvi yang hobi memelihara ikan cupang ini.

Mesin
Sembilan tahun bukan waktu yang muda untuk ukuran motor, maka mesin bawaannya wajib dioprek biar gak kalah sama tampangnya yang sudah street racing. “Aku pakai karbu PWK 34 plus sedikit korek mesin ,” ujar Beny yang katanya mau menikah sebentar lagi.

Kaki-Kaki
Vruber Dracula profil plontos tak beralur semakin membuat aura racing Mio ini makin muncul. “Supaya kaya pacuan motor racing beneran, jadi pakai ban racing sekalian ,” ujar Beny sambil promo sosmed instagramnya di alamat @bnsmotor ini.

Data Modifikasi :
Cat : Sikken, Handle : KTC, Handgrip : Domino, Spidometer : Koso, Lampu depan : Projector HID, Lampu belakang : LED, Bottom depan : Ohlins, Shock belakang : Combiz Limited, Cakram depan : Floting K_Tech, Slang cakram : Morin, Ban depan : Vrubber Dracula 50/90-17, Ban belakang : Vrubber Dracula 60/80-17, pelek depan/belakang : Ride It custom 1.40×17 dan 1.60×17, Knalpot : CLX Muffler, Swingarm : Custom, by TCM, Lampu sein : LED, Master depan : KTC, Rem belakang : KTC Hidrolic, Karburator : PWK 34, Jok : custom Mooneyes by Luqmanjok, Stabilizer : Kitaco, Teromol : Custom + Grafir, Kaliper : Brembo, Oil Cooller : SPS, Gas spontan KTC, Coil : R9

Modifikator : Toekang Cet Modified (TCM)
Jl. Sokajati RT. 02, RW. 03, Bantarsoka, Telp. 081391666611
Instagram : @toekangcetmodified
Model : @amll_ptr

Facebook Comments