Beranda Headline Dynotest Busi Iridium Pahe, Ternyata Bisa Naikkan Power, Ini Buktinya 

Dynotest Busi Iridium Pahe, Ternyata Bisa Naikkan Power, Ini Buktinya 

BERBAGI

Busi bermaterial iridium menjadi jaminan performa yahud. Tak jarang pede ikut meningkat bila berani rogoh kocek dalam hanya untuk sebuah busi.  Tapi bagaimana dengan bikers yang berkantong cekak seperti Adityo Anggoro, member HRIS nomer 002 ini. “Aslinya sih pengen tapi harganya itu lho termasuk mahal untuk kantong saya,” keluhnya.Jangan kuatir.

Kini di pasaran banyak beredar busi impor dari China yang di branding oleh produsen part lokal. “Kualitasnya tidak kalah dengan merek papan atas, ujung elektrodanya juga sama kecil,” yakin Ronie, punggawa ACC Motor, toko aksesoris di Jl. Bumi Indah Surabaya.

Dari hasil penelusuran ada 4 merek busi iridium pahe. Sebut saja begitu karena harganya mulai dari Rp 35.000-55.000. Kemasannya juga menarik ada case pelindungnya dari plastik. Entah materialnya apakah benar-benar terbuat dari iridium, mending langsung kita buktikan diatas mesin dynotest merek Sport Device milik RAT Motorsport.Unit tes yang digunakan  adalah Honda New Megapro, dengan busi standar kondisi baru menorehkan tenaga 14,893 Hp / 8.758 Rpm dan torsi 13,37 Nm / 6.787 Rpm. Yuk, kita tes satu persatu biar gak kepo. Nadira

Fukuyama 
Harga : Rp 50.000
Tipe : IR-R8EM
Tenaga : 15,006 Hp / 8.776 Rpm (+ 0.113 Hp)
Torsi : 13,54 Nm / 6.812 Rpm (+ 0.17 Nm)
Fukuyama hanya sumbang 0,113 Hp, paling rendah diantara 3 busi lainnya. Dari bentuk grafik tenaga menjadi posisi buncit. Grafik torsi di rpm rendah hingga menengah termasuk lumayan tapi selepas 7.500 rpm mulai turun, terendah meski besaran torsi yang dihasilkan sama persi dengan busi iridium SDG.

Duration
Harga : Rp 53.000
Tipe : BR7DI & BR8DI
Tenaga : 15,096 Hp / 8.612 Rpm (+ 0,203 Hp)
Torsi : 13,59 Nm / 6.998 Rpm (+ 0,22 Nm)
Grafik tenaga busi iridium merek Duration paling stabil pada putaran menengah antara 5.400-7.600 Rpm. Tenaga puncak juga diraih pada rpm paling rendah bahkan dibanding busi standar.

orsi terkatrol paling besar, tidak heran mesin terasa tidak ngoyo. “Busi ini karakternya cocok untuk stop n go berkelit di kemacetan,” bilang Swega, bos RAT Motorsport yang  tampak sangar tapi hatinya lembut. Stabil di rpm menengah ditambah torsi besar benefitnya bbm lebih irit.

SDG
Harga : Rp 55.000
Tipe : SCP6EIR
Tenaga : 15,095 Hp / 8.938 Rpm (+ 0,202 Hp)
Torsi : 13,54 Nm / 7.010 Rpm (+ 0,17 Nm)
Grafik dyno busi iridium SDG berada di urutan kedua dibawah U-Mi walaupun sumbangan tenaga dan torsi terbilang sedang. Minus dikit tenaga puncak diraih pada rpm paling tinggi dibanding 3 busi lainnya. Hal ini terasa ketika mengetesnya jarum tachometer bergerak sedikit lebih lama mencapai putaran tinggi.

U-Mi
Harga : Rp 35.000
Tipe : AP-B6RTGI
Tenaga : 15,154 Hp / 8.811 Rpm (+ 0,261 Hp)
Torsi : 13,46 Nm / 7.198 Rpm (+ 0,09 Nm)
U-Mi adalah busi iridium terhemat dibanding 3 busi lain tapi tenaga yang dikereknya paling hebat. Meski torsi naiknya tidak signifikan malah di raih pada rpm paling tinggi dibanding lainnya.

Namun dari grafik tenaga dan torsi dyno, U-Mi di atas 9.400 Rpm paling jozz. Tertinggi dibanding lainnya, suara knalpot pun terdengar paling bersih. Karakternya cocok buat yang demen cari top speed.

Facebook Comments